Limapuluh Kota – Pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi masyarakat terdampak bencana alam di Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunung Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota, memasuki hari ke-7 pada Minggu (21/12). Kegiatan pembangunan terus menunjukkan progres signifikan dengan fokus pada beberapa pekerjaan utama.
Adapun kegiatan yang dilaksanakan meliputi pemotongan baja ringan, penggalian lubang septic tank, perataan tanah lokasi pembangunan menggunakan alat berat, serta pendistribusian material bangunan ke lokasi Huntara.
Kegiatan ini melibatkan Satuan Tugas (Satgas) TNI yang terdiri dari Danramil 03/Suliki Kapten Inf Sil Suandi bersama 13 orang anggota Kodim 0306/50 Kota. Turut bergabung Danki C Yon 131/Brs Kapten Inf Ginting bersama 22 orang anggota, Denzipur 2/PS di bawah pimpinan Serma Afrizal dengan 19 orang anggota, serta personel dari BPBD Kabupaten Limapuluh Kota.
Danramil 03/Suliki Kapten Inf Sil Suandi menyampaikan bahwa kegiatan pembangunan Huntara ini merupakan bentuk kepedulian dan sinergi TNI bersama pemerintah daerah dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam.
“Pembangunan Huntara ini diharapkan dapat segera selesai agar masyarakat terdampak memiliki tempat tinggal sementara yang layak dan aman. Kami akan terus berupaya maksimal bersama seluruh unsur yang terlibat hingga pekerjaan ini tuntas,” ujar Kapten Inf Sil Suandi.
Dengan adanya kerja sama lintas instansi dan semangat gotong royong, pembangunan Huntara di Nagari Koto Tinggi diharapkan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak bencana. (Bbz)



Posting Komentar untuk "Pembangunan Huntara Hari ke-7 di Nagari Koto Tinggi Terus Berjalan"