Pemkab Limapuluh Kota Perkuat Sinergi Kendalikan Inflasi dan Dukung Program 3 Juta Rumah

Limapukuh Kota– Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan evaluasi dukungan pemerintah daerah terhadap Program 3 Juta Rumah, Selasa (27/1/2026) pukul 08.30 WIB.

Rakor tersebut dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh seluruh kepala daerah se-Indonesia bersama Forkopimda serta perangkat daerah terkait. Di Kabupaten Limapuluh Kota, kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Bupati Limapuluh Kota, Jalan Raya Negara KM 10, Bukit Limau, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau.

Kegiatan diikuti oleh Wakil Bupati Lima Puluh Kota mewakili Bupati, unsur Forkopimda, serta sejumlah kepala perangkat daerah. Turut hadir di antaranya Komandan Kodim 0306/50 Kota yang diwakili Kapten Inf Ifnusril, Kapolres Lima Puluh Kota yang diwakili Kanit Intelkam Ipda Yoni Aidir, S.H., serta perwakilan dari Dinas Perikanan, Dinas Pangan, Disparpora, DPUPR, Disperindagkop UKM, dan BPKPD Kabupaten Lima Puluh Kota.

Wakil Bupati Limapuluh Kota dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Rakor ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga serta memastikan efektivitas pelaksanaan program strategis nasional, khususnya Program 3 Juta Rumah yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan hunian layak bagi masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota berkomitmen mendukung kebijakan pengendalian inflasi daerah melalui penguatan koordinasi lintas perangkat daerah, pengendalian distribusi bahan pokok, serta pemantauan harga di pasar,” ujar Wakil Bupati.

Sementara itu, Dandim 0306/50 Kota Letkol Inf Ucok Namara, S.I.P., melalui Wadanramil 05 Harau, menyatakan kesiapan Kodim 0306/50 Kota untuk bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, serta para pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung percepatan penyediaan rumah layak huni, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Ia juga menyoroti faktor penyebab inflasi yang kerap terjadi, khususnya menjelang dan sesudah bulan Ramadan. Menurutnya, kelompok bahan pokok makanan, minuman, dan tembakau sering menjadi penyumbang utama inflasi akibat meningkatnya permintaan untuk kebutuhan berbuka puasa, sahur, dan persiapan hari raya.

“Komoditas seperti daging sapi, minyak goreng, bawang merah, dan gula pasir cenderung mengalami kenaikan harga dan berdampak langsung terhadap inflasi yang dirasakan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan peran penting pemerintah pusat dan daerah dalam penerapan harga maksimum komoditas tertentu,” ungkapnya.

Melalui Rakor ini, diharapkan setiap daerah dapat mengoptimalkan perannya dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendukung keberhasilan program pembangunan nasional demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Bbz)

Posting Komentar untuk "Pemkab Limapuluh Kota Perkuat Sinergi Kendalikan Inflasi dan Dukung Program 3 Juta Rumah"

 


IP. Indra Plastik Melayani Sablon Karung, Kertas, Kotak/Box.Dll

Hp.082388221126