Limapuluh Kota – Progres pembangunan 60 unit Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak bencana di Nagari Koto Tinggi, Kabupaten Limapuluh Kota, terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga hari ini, Senin (5/1), pembangunan Huntara telah mencapai sekitar 45 persen dan sejumlah unit sudah siap untuk dihuni.
Satgas TNI bersama masyarakat setempat masih fokus pada penyelesaian tahap akhir, seperti pemasangan pintu, jendela, instalasi listrik, serta penataan lingkungan sekitar Huntara. Meski sempat terkendala cuaca, pekerjaan tetap berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Komandan Satgas TNI, Kapten Inf Sil Suandi, menyampaikan bahwa pihaknya mengoptimalkan seluruh personel dan sumber daya yang ada agar Huntara dapat segera dimanfaatkan oleh warga.
“Kami menargetkan dalam waktu dekat sebagian unit sudah bisa ditempati. Prioritas diberikan kepada warga yang paling terdampak, seperti lansia, anak-anak, dan keluarga dengan kondisi rumah rusak berat,” ujarnya.
Warga Nagari Koto Tinggi menyambut baik percepatan pembangunan tersebut. Salah seorang warga terdampak menyampaikan rasa syukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Menurutnya, keberadaan Huntara sangat membantu masyarakat untuk kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih aman dan layak.
Pemerintah Daerah Kabupaten Limapuluh Kota juga terus melakukan koordinasi lintas sektor guna memastikan fasilitas pendukung, seperti air bersih dan sanitasi, dapat berfungsi dengan baik. Selain itu, pendataan calon penghuni Huntara dilakukan secara transparan agar penempatan berjalan adil dan tepat sasaran.
Dengan progres yang terus meningkat, diharapkan seluruh unit Huntara dapat selesai sepenuhnya dalam waktu dekat. Kehadiran hunian sementara ini menjadi langkah penting dalam proses pemulihan pascabencana, sekaligus memberikan harapan baru bagi masyarakat Nagari Koto Tinggi untuk bangkit dan menata kembali kehidupan mereka.
(Bbz)



Posting Komentar untuk "Pembangunan Huntara di Nagari Koto Tinggi Capai 45 Persen, Warga Mulai Bersiap Tempati Unit"