Limapuluh Kota- Danrem 031/Wirabraja bekerja sama dengan Pertamina Pekanbaru menyalurkan bantuan logistik bagi masyarakat terdampak bencana alam di Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunung Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota. Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan oleh personel Kodim 0306/50 Kota pada Rabu (17/12/2025).
Bantuan logistik yang disalurkan terdiri dari berbagai kebutuhan pokok masyarakat, di antaranya air mineral berbagai merek, beras, mi instan, minyak goreng, paket sembako, susu, biskuit, pampers, kain sarung, telur, sarden, energen, perlengkapan mandi, obat-obatan, serta pakaian layak pakai.
Adapun rincian bantuan tersebut meliputi air mineral sebanyak 76 kotak dari berbagai merek, beras ukuran 5 kilogram sebanyak 35 karung dan 10 kilogram sebanyak 36 karung, mi instan 81 kotak, minyak goreng berbagai merek sebanyak 7 kotak, paket sembako 55 kotak, susu Indomilk 3 kotak, biskuit 12 kotak, pampers 3 kotak, kain sarung 1 kotak, telur 10 papan, serta kebutuhan lainnya seperti sabun, sampo, odol, obat-obatan, dan pakaian layak pakai.
Pendistribusian bantuan logistik tersebut diserahkan langsung ke Kantor Wali Nagari Koto Tinggi dan diterima secara langsung oleh Wali Nagari Koto Tinggi, Insanul Rijal.
Wali Nagari Koto Tinggi, Insanul Rijal, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu masyarakatnya.
“Kami mewakili seluruh masyarakat Koto Tinggi mengucapkan terima kasih kepada personel Kodim 0306/50 Kota yang selalu melakukan karya bakti di nagari kami. Terima kasih juga kepada Danrem 031/Wirabraja dan Pertamina Pekanbaru yang telah menyalurkan bantuan bagi masyarakat kami yang tertimpa musibah,” ujarnya.
Ia berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat dan meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.
“Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat kami yang sedang mengalami musibah dan menjadi amal ibadah bagi kita semua,” tutupnya.
(Bbz)



Posting Komentar untuk "Danrem 031/WB dan Pertamina Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di Nagari Koto Tinggi"